Kabupaten Bekasi ( Macanberita.com)

Ditemui beberapa Kepala Sekolah SMKN Kabupaten Bekasi ,tidak ada ditempat sejak tanggal 1/11/2021 ,macanberita mendatangi Nopri sebagai ketua MKKS tapi tidak ada ditempat , dan tidak ada yang megetahui pihak sekolah yang ditemui . untuk itu macanberita mencari tahu kemana Nopri sebagai Kepsek SMKN Cikrang Selatan , dan didapatkan informasi yang tidak mau disebut namanya bahwa Kepala Sekolah Posisinya sedang di Surabaya , lalu akan dilanjutkan perjalanan ke Papua lewat pesawat.
Yang Menghebohkan diduga Kepala Dinas Pendidikan Propinsi katanya mengetahui perjalanan hampir semua Kepala Sekolah SMKN kabupaten Bekasi ini , Dan diduga ikut serta mereka kepsek ini menemani Kepala Dinas Jalan ke Papua kata Narasumber Media. Penggiat Pemerhati Pendidikan Fernando Mengatakan Kepala Dinas Pendidikan Harus bertanggungjawab terhadap membawa Kepala Sekolah ke Papua , Apa Urgensinya ? Kita di hadapkan dengan masih mengalami Covid-19 tapi Kadis malah berjalan jalan kumpul kumpul ,padahal Protokol Covid mengatakan bahwa sedapat mungkin dengan sistem rapat on-line kok malah diduga Kadis malah ajak Kadis ke Papua Kepsek SMKN ini. Biaya berapa per orang ? Siapa yang membiayai ? Mari kita hitung biayanya seorang Kepala Sekolah membutuhkan tiket Bolak Balik 4 Juta ke Papua, ditambah akomodasi hotel di hitung 300 ribu permalam , total seminggu 7 hari jika dikalikan menjadi 2,1 juta per kepsek, ditambah uang jalan sana sini 1 juta sehingga seorang Kepsek membutuhkan biaya hampir 8,1 juta per orang dikalikan 7 Kepala Sekolah menghabiskan 60 jutaan kira kira . Belum lagi meninggalkan tugas begitu lama apakah sekolah tidak terganggu? padahal Kepsek tersebut rata rata rangkap sebagai Plt di SMKN juga .
Kadis Pendidikan disorot kenapa Tidak punya keprihatinan protokol kesehatan bawa kepsek ke Papua ,banyak lagi Kepsek nya kata rekan media lain . Apakah ada misi lain ? Karena Diduga akan ada Mutasi dan Rotasi akhir tahun ini , Apakah ini bagian dari lobby ? kata edo dari LSM Leppansi . Diharapkan KPK menyadap kepala SMKN Kabupaten Bekasi dan Kadis Pendidikan ini supaya dugaan- dugaan tidak simpang siur dengan didapatkannya sadapan menjelaskan hal- hal aneh yang dilakukan Kadis dan Kepsek . LSM Leppansi akan menyurati Gubernur RK untuk memberitahukan Kadis Pendidikan bawa Kepsek diduga melanggar Protokol Kesehatan bukan memberikan contoh dengan Daring dan belajar pergi ke Papua ,mari kita lihat alasan Kadis ? ( E.N )
![]()















































