Jakarta, ( Macanberita.com)
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim mengatakan pihaknya masih menemukan dugaan korupsi atau pemotongan dana BOS di sejumlah daerah .
Fakta fakta tersebut ditemukan menteri setelah kunjungan ke seluruh wilayah Indonesia, ” Kita juga harus mengakui bahwa berbagaimacam isu-isu dalam korupsi dana BOS yang terjadi dilapangan ya ” kata Nadiem dalam webinar di You Tube kemendikbudristek.
Dalam kunjungannya dia mengatakan kasus pemotongan dana BOS umumnya dilakukan oleh sejumlah oknum dengan mengintervensi kepala sekolah. menurut Nadiem, para oknum tersebut biasanya menekan agar dana BOS dibelanjakan secara Offline dengan administrasi yang salah.
Banyak Kepala sekolah tidak punya kepercayaan diri untuk melaksanakan pengadaan bagi kebutuhan sekolahnya , kata Menteri.
Dengan temuan korupsi sejak 2019 Kemendikbudristek meluncurkan aplikasi SIPlah,platform market place yang dapat membantu sekolah atau satuan pendidikan membelanjakan dana BOS.
Benefit nya adalah sistem ini mencatat semua transaksi secara elektronik dan didokumentasikan ( Y.H)
![]()















































