Kabupaten Bekasi ( Macanberita.com )
Setiap Kepala Sekolah sudah seharusnya mampu membuat sekolah indah ,bersih terawat dan membuat lingkungan sekolah nyaman . Kepala Sekolah diberi kebebasan dalam penggunaan Dana BOS untuk biaya perawatan dan perbaikan ringan yang dibutuhkan dan bisa berinovasi dalam membentuk sekoalah sesuai keinginan Kepala sekolah dan tenaga kependidikan yang ada .
SMPN 11 Tambun Selatan Dinilai oleh LSM Leppansi sangat kurang dalam berinovasi terhadap lingkungan yang nyaman dan indah, dilihat dari banyaknya kursi kelas yang sudah rusak dan pengaturan ruangan yang tidak nyaman antara ruang guru dan Tata usaha . Pohon dan tanaman yang ada tidak banyak berubah sejak ditinggal Daman Kepala Sekolah yang sebelumnya begitu perhatian terhadap sekolah dan pegawai sekolah , tetapi praktis tidak ada perhatian kepala sekolah sekarang kata NC ibu orangtua yang kami minta tanggapannya sewaktu mengambil buku paket pinjaman sekolah.
Kepala Sekolah Pak Abang Suharno sudah terlalu lama jadi kepala sekolah dan karena kelamaan ini sehingga bosan kali kata Edo ketua LSM Leppansi. Kepala Bidang Ridwan Kusuma yang kami coba hubungi tetapi tidak bisa dihubungi karena HP tidak aktif, Sebagai Kepala Dinas Pendidikan Carwinda juga didesak oleh LSM Leppansi agar memecat atau Menarik SK Kepala Sekolah yang tidak Kompeten tidak berprestasi memperbaiki kualitas sekolah dan lingkungan sekolah mungkin saja di SPJ masa Covid ini mencantumkan perawatan terserap tapi hasil sebaliknya tidak terlihat fisiknya.
LSM Leppansi berencana melaporkan SPJ SMPN 11 Tambun Selatan tahun 2020 yang di duga ada penyimpangan pelaksanaan dan realisasinya. Kejaksaan siap menindaklanjuti setiap pelanggaran hukum apalagi dimasa Covid masih juga cari kesempatan untuk korupsi kata JH di Cibubur lewat Handphone Penasihat Hukum LSM Leppansi dan macanberita.com. ( E.N )
![]()















































