Kabupaten Bekasi ( macanberita.com)
Kepala Desa dan aparat desa banyak yang mengeluhkan pemotongan anggaran dana Desa 2020 yang mencapai 30 persen bervariasi dari tiap tiap desa di kabupaten Bekasi. menurut Kades yang diwawancarai oleh macan berita mereka juga bingung untuk apa dipotong , ” katanya untuk Covid ,mas ‘ dan kami dipotong mencapai totalnya hampir 200 jutaan bang ” semuanya kami tidak jelas penggunaan nya ,itu tugas abang abang mencaritahu duitnya kemana .
LSM Lembaga Pengawasan Pemberantasan Korupsi memperkirakan total potongan dari tiap desa mencapai kira kira 18 Milyar bila tiap desa diperkirakan dipotong 100 juta per desa , dan setiap desa jika ditanyakan bingung duitnya kemana saja . macanberita mewawancarai desa sekitar Cikarang Utara dan Cikarang Selatan dan Serang Baru ( 19-21 Januari 2020 ) dan macanberita menginvestigasi pertanggungjawaban pemotongan ini apakah di Bupati atau DPMPD kabupaten Bekasi.
LSM Leppansi lewat ketuanya Edo, mengaku hampir tidak ada melihat realisasi yang besar dengan anggaran potongan desa tersebut , kita lihat saja SPJ Bupati untuk audit oleh BPK 2020 sehingga bisa kita lihat apakah benar penggunaannya . DPMPD juga harus bertanggungjawab untuk potongan ini . Jangan sampai menguap kita minta KPK turun cek potongan ADD yang sangat besar ini ,kata Edo lewat HP yang kami hubungi selasa (20/1). (red)
![]()















































