Kabupaten Bogor ( Macan berita.com)
Hampir semua SMA Negeri dan SMKN di bawah Kepala KCD wilayah 1 Kabupaten Bogor , menghabiskan uang negara lewat Laporan Dana BOS Pusat diduga kompak mengalokasikan di Perawatan dan Administrasi Sekolah. Bukannya dialokasikan Seperti Pembelian untuk alat bantu siswa , kurang sekali diduga mengandalkan uang pungutan Komite , sepertinya sudah punya kapling tanpa inovasi membantu peningkatan mutu pendidikan .
Kasihan uang dana BOS dianggap hanya untuk Merawat , administrasi , tanpa adanya program untuk peningkatan mutu agar siswa naik tingkatan mutunya , seperti bimbingan belajar gratis , mengundang motivator, Pengadaan alat atau aplikasi, Pembuatan komunikasi zoom yang baik wali kelas dan ortu , dan lain lain .
SMAN 1 Cibinong ditemui oleh media Macan berita dan LSM Leppansi dan LAKI, Kepala Sekolah hanya menjawab standar , bahwa Studi Tour 1,6 juta sudah melalui prosedur , tanpa menunjukkan data kuisioner dan berita acara rapat komite . pertemuan dihadiri kepala sekolah dan komite dan juga humas .
Perlu di sampaikan bahwa SMAN 1 Cibinong Tahun 2022 pada tahap I pemeliharaan Sarpras sekolah Rp 137.963.500.- Tahap 2 perawatan Rp 316.211.825.- tahap 3 Rp 43.157.636.- Total Rp 497.332.961.- ( perawatan setahun )
Administrasi sekolah Tahun 2022 tahap 1 Rp 138.593.400 tahap 2 Rp 140.306.500 tahap 3 Rp 153.839.400.- dengan total administarsi setahun Rp 432.739.300.-
Pembelian buku juga diduga bermasalah yaitu Rp 111.528.000 tahap 1 dan 31.716.000 sehingga total Rp 142 jutaan , tanpa menunjukkan bukti berita acara pengadaan oleh Panitia Barang dan Jasa .
Kepala Sekolah SMAN Cibinong yang mengaku orang Tasik tersebut bicara semua terlaksana tanpa menunjukkan dokumen yang mendukung bicara- nya, juga studi kampus ke Bandung 2 hari Rp 1, 6 juta juga dianggap kemahalan , kasihan Orang Tua jadi sasaran keuangan yang semuanya dirasa BOS Pusat seharsunya cukup.
ini juga efek dari Gubernur Ridwan Kamil yang akan selesai jabatannya saat terakhir RK sebagai Gubernur meninggal-kan Pergub yang memberikan Komite mengambil uang dari Orang Tua , tapi tanpa Pengawasan Ketat, seperti meninggalkan jejak yang kurang baik , tidak seindah kampanye sebelum jadi Gubernur Jabar. ( E.N )
![]()















































