Kabupaten Bekasi ( Macanberita.com)
Bermacam macam dugaan praktek mengambil uang orang tua siswa , Dengan alasan apapun ,kegiatan apapun semuanya lengkap sudah dipraktekkan di sekolah . Padahal sekolah tempat yang mulia dan idealis untuk mengajari dan mempraktekkan teori kebaikan dan anti korupsi.
Dengan menggunakan RKAS sebagai alasan kemajuan pendidikan dan mutu , sehingga disajikan kegiatan yang dianggap bisa memajukan mutu, padahal dibalik itu biru mata untuk mengumpulkan uang orang tua . Karena Dianggap semuanya bisa diatasi dengan uang , Termasuk kemungkinan membeli hukum yang akan menjerat. Praktek yang dilakukan secara massive dilakukan karena beranggapan semua tidak mungkin di penjara secara bersama sama.
Otak yang idealis telah tercemari di sekolah oleh praktek pengelolaan uang , Bukan tidak mungkin siswa akan mencontoh apa yang telah dilakukan oleh Kepala sekolah dan guru yang nakal sehingga kaya raya dengan cara mengambi dana BOS dan dan Komite .
Seperti di SMAN 1 Cikarang Pusat melakukan studi kampus begitu mahalnya sampai mencapai 2 jutaan ke Yogya, kelas 11 dan 10. Edaran di kirim lewat WA dan Macanberita mendapatkan sebaran Pengumuman secara WA dari siswa , yang juga diduga merusak mental siswa dengan mengetahui besarnya pembiayaan yang harus ditanggung orang tua , bisa-bisa siswa bisa saja mengambil jalan pintas melakukan yang aneh aneh membantu ortu.
Wakasek dan Humas di hubungi selalu menjanjikan kepsek ditemui tapi selalu kepsek Sayuti menghindar , KCD diharapkan di ganti segera melihat banyaknya Pungli di SMAN dan SMKN di KCD wilayah 3 oleh Asep Sudarsono sebagai Kepala .( E.N )
![]()















































