Kabupaten Bekasi ( Macanberita.com)
Bos Daerah 2023 Kabupaten Bekasi menurut LSM Leppansi sudah Darurat, karena banyak yang simpang siur antara keterangan Operator dan Kepala sekolah, padahal sistem sudah dipermudah tapi banyak yang tidak terserap walaupun sistem aplikasi Bebeli ( Bekasi Berani Beli ) sudah ada.
Bermacam macam dugaan yang menghalangi perbelanjaan BOS daerah . mulai dari adanya hak Panitia Barang dan Jasa ( PBJ ) oknum PBJ diduga bermain mata dengan pihak ketiga dengan mengatur penawaran dan cash back dari pihak ketiga. Dipersulitnya dengan PBJ sengaja menawarkan barang yang lebih murah dan diluar spesifikasi , Sekolah yang tidak belanja , sekolah yang di berikan uang dari pihak ketiga belanja sendiri, PBJ yang menilai TKDN dan SNI yang berlebihan sehingga siswa tidak merasakan Belanja BOS da seperti Bola, alat olah raga, kursi dan lemari , pakaian olah raga dan lain lain .
Ada kesan BOS daerah amburadul dan penyerapannya diduga di korupsi atau tidak diserap oleh oknum nakal, banyak yang ditutupi oleh pihak sekolah dan Dinas pendidikan .
Termasuk SDN yang di pimpin oleh Nuraeni yaitu SDN Wangunharja 01 dan SDN Harjamekar 04 diduga berantakan dalam belanja BOS daerah malah menunjukkan Proyektor yang lama, padahal yang diminta alat papan penangkap sinar proyektor .
SDN Harjamekar BOS daerah yang bermasalah yaitu PIP buku dan pensil tidak sesuai jumlahnya dan juga Soundsystem 11 juta harga yang mahal .
SDN Wangunharja 01 bermasalah di belanja Piala 8,64 juta dan Lembar penangkap proyektor Rp 11 juta ( fantastis ) , semuanya diduga ditutupi oleh Naraeni dan Bendahara dengan tidak mampu menunjukkan BEBELI dan barang nya. kunjungan 2 kali kesekolah nya diduga Nuraeni ketakutan Kedok BOS daerahnya ketahuan, sehingga menghindar. Biar aparat Penegak Hukum yang memeriksa-nya atas
Surat Laporan dugaan LSM Leppansi kata Edo ( E.N)
![]()















































